31-Pelindung Samudra: Surga Penyu di Kepulauan Derawan
Kepulauan Derawan, yang terletak di lepas pantai Kalimantan Timur, adalah sebuah gugusan pulau-pulau kecil yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya yang memukau dan keanekaragaman hayati lautnya yang luar biasa. Namun, di antara semua keajaiban yang ditawarkan Derawan, kehadiran penyu laut menjadi salah satu daya tarik utama yang paling memikat hati. Gugusan pulau ini, khususnya Pulau Sangalaki dan Kakaban, telah lama dikenal sebagai salah satu habitat penting dan tempat bertelur bagi dua spesies penyu yang dilindungi, yaitu penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata), menjadikan Derawan sebagai surga bagi para pecinta satwa laut.
Setiap malam, terutama saat bulan purnama, penyu-penyu betina akan naik ke daratan di pantai-pantai berpasir putih di Pulau Sangalaki untuk menggali lubang dan meletakkan telur-telur mereka. Fenomena ini, yang telah berlangsung selama ribuan tahun, adalah siklus kehidupan yang ajaib dan sekaligus rentan. Setelah telur-telur diletakkan dan ditimbun kembali dengan pasir, penyu betina akan kembali ke laut, meninggalkan telur-telurnya untuk menetas secara alami. Sekitar dua bulan kemudian, tukik-tukik kecil akan berjuang keluar dari sarangnya, berlomba menuju lautan luas, menghadapi berbagai tantangan dari predator alam maupun ancaman dari aktivitas manusia.
Keberadaan penyu-penyu di Derawan tidak hanya menjadi daya tarik ekowisata, tetapi juga menjadi fokus utama upaya konservasi. Berbagai inisiatif telah dilakukan oleh pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat lokal untuk melindungi penyu dan habitatnya. Patroli rutin dilakukan untuk menjaga sarang-sarang penyu dari gangguan, dan beberapa pusat konservasi juga berperan dalam menangkarkan tukik-tukik yang baru menetas sebelum dilepasliarkan ke laut untuk meningkatkan peluang hidup mereka. Bagi para pengunjung, berkesempatan untuk menyaksikan penyu bertelur atau melihat tukik-tukik berenang bebas di perairan jernih Derawan adalah pengalaman yang tak terlupakan, yang sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian makhluk purba yang menawan ini agar terus dapat menghiasi lautan kita untuk generasi yang akan datang.
